Bakso Goli Bikin Goyang Lidah

Banyak varian bakso yang di indonesia, seperti halnya Bakso yang berlabel Bakso Tetelan Goli. Sebuah kedai kecil yang terletak di desa Sekaran kabupaten Lamongan ini menyajikan varian berbeda dengan bakso yang lainnya. Pentol Bakso yang berasal dari daging sapi segar, dengan campuran tepung sangat sedikit sehingga pentol bakso terasa sekali dagingnya.

Namun yang membikin berbeda adalah penambahan tetelan daging sapi yang empuk, sehingga membuat rasa kaldu sapi semakin sedap. Dan tak ayal membuat mulut ingin mencicipi. Bakso yang dihidangkan dengan tiga butir pentol bakso sedang, tahu serta tetelan sapi empuk ini disukai banyak kalangan, terlihat dengan ramainya kedai bakso yang berada di selatan lapangan desa Sekaran. Bakso yang sangat lezat dan menjadi primadona masyarakat di sekitarnya ini cuma dihargai Rp. 5000,....murah sekali....!!!!

Banyak penikmat dari luar kota yang mampir, sebab beberapa mobil terlihat nopolnya dari luar daerah. Kebanyakan mereka mampir ketika akan berwisata ke Wisata Bahari Lamongan.

Aneka Resep

Bagi ibu-ibu atau nona-nona yang sudi mampir ke blog ini, maka saya akan berikan hadiah berupa link download "aneka Resep" agar dapat dipraktekkan sehingga ada kesibukanb di rumah..'n siapa tahu jadi sumber penghasilan...he...he:

bakso,tetelan,enak,lamongan

Photobucket

Resep Kue

  1. Download 25 Resep Kue Basah Lengkap
  2. Download Resep Aneka Cake dan Bolu
  3. Download Resep Aneka Puding
  4. Download Aneka Kue Kering Cookies
  5. Download Aneka Kletikan Cokelat
  6. Download Aneka Kue Basah Lengkap

Buku Resep

  1. Download Resep Hidangan Berbuka Puasa
  2. Download Gratis Resep Kue Sakura
  3. Download Ebook Kue Kering Cantik
  4. Download Buku Resep Kue Kering DB
  5. Download Resep Kue Nanas
  6. Download Gratis Resep Kue Lumpur Durian

Resep Makanan


Anda pernah mencoba makanan yang membuat anda terheran-heran akan rasanya yang nikmat. Namun anda bingung cara membuatnya....
wow...ga usah bingung....saya akan coba berikan resepnya :






resep - Ayam rica-rica.pdf

resep - cake01.pdf

resep - kue basah1.pdf

resep - kue basah2.pdf

resep - Nasi Goreng Ayam Mentega.pdf

resep - Nasi Goreng Ayam.pdf

resep - Nasi Goreng Gulung Telur.pdf

resep - Nasi Goreng Istimewa.pdf

resep - Nasi Goreng Jawa.pdf

resep - Nasi Goreng Keju Istimewa.pdf

resep - Nasi Goreng Petai.pdf

resep - Nasi Goreng Sarden.pdf

resep - Nasi Goreng Sederhana -.pdf

resep - NASI GORENG TABLOID NOVA - VARIASI RASA DAN GAYA __.pdf

resep - Nasi Goreng Yogya.pdf

resep - nasi goreng1.pdf

resep - nasi goreng2.pdf

resep - nasi Goreng3.pdf

resep - nasi kuning.pdf

resep - selera asli indonesia.pdf

resep - selera manca negara.pdf

resep - selera santai di warung.pdf

resep - serba cokelat.pdf

resep - soup.pdf

resep - soup2.pdf

Resep Bandeng Presto.docx

Surga Makanan Di Kota Pahlawan



Seperti kota besar pada umumnya, pesona kuliner menjadi salah satu daya tarik di Surabaya. Hidangannya pun khas. Ada Bekgor alias Bebek Goreng, Nasi Pecel hingga Lontong Balap dengan taogenya yang crunchy itu. Untuk pagi sampai siang, umunya pecel atau lontong balap jadi pilihan. Sedangkan hidangan malam, Nasi Bebek yang lebih pas

----------------------------------------------------------------------------------------------

* Kambing Oven Depot Yaman
Jl. KH M. Mansyur No. 92, Telp (031) 3521775

Menyajikan paha kambing presto,lalu dioven dan disajikan ala hotplate. Bumbunya meresap dan sangat empuk. Lebih nikmat disantap dengan nasi tomat.

* Rawon Dengkul Nguling
Jl. Kendangsari Industri 41B, Telp (031) 8490541

Menyajikan rawon berbahan dengkul (pinggul) sapi yang lezat. bentuknya mirip urat namuan lembut dan sangat empuk.

* Sate Lisidu
Jl. Bratajaya XIX No. 58, Telp. (031) 5022622
Sate ala Ponorogo berukuran besar dan bumbu kacang yang lembut. Sate ini mengisi acara 17 agustus di istana Presiden pada tahun 2005-2006.

* Kikil Kambing Abah Subehi
Jl. Simolawang (Belakang Pasar Kapasan), Telp. (031) 3762183
Kikil ini rasanya benar-benar mantap. Selain kaki kambingnya sangat empuk, aromanya juga wangi karena menggunakan daun salam koja.

* Rujak Cingur Ahmad Jais
Jl. Ahmad Jais No. 40, Telp. (031) 5328448
Ini Rujak Cingur terkondang. Isinya tahu goreng, tempe goreng renyah, timun, bengkoang, kedondong, mangga muda, bakmi, taoge, kangkung, dan cingur plus taburan bawang putih goreng yang cukup royal. Istimewanya, cingur beraroma asap (smoked).

Pecel Campur Rawon

Pecel Rawon
Jl. Penjajaran No. 15A (tepat di depan bioskop Purnama)

Kedai ini memadukan dua hidangan andalan Jawa Timur, pecel dan rawon. Lokasi kedainya di Jl Penjajaran No. 15A. Tepat di depan bioskop Purnama. Sebuah spanduk biru bertuliskan Pecel Rawon bisa dijadikan petunjuk jika Anda ingin berkunjung.

Komposisinya cukup unik. Pakem dunia pecel pun sepertinya dibuat amburadul. Lihat saja isinya. Ada taoge, kangkung, sawi, timun, serundeng dan mi. Kemudian ditambah sejenis tumisan tahu dan empal yang disuwir halus mirip abon. Lalu diguyur saus pecel plus kuah rawon. Ya, kuah berwarna gelap ini disiramkan diatasnya. alhasil, piring pecel pun dipenuhi kuah rawon bercampur bumbu pecel. Setelah dicicipi, wah, ternyata rasanya sedap! Di santap dengan peyek atau kerupuk, makin nikmat.

Empal dagingnya hasil rebusan daging untuk kuah rawon. Dagingnya diambil, lalu dibuat empal. Ada sejumlah pegawai yang bertugas membuat suwiran empal tipis-tipis. Rasa empal cukup menonjol karena jumlahnya lumayan banyak. Seporsi pecel dijual dengan harga Rp 6.500. Namun hidangan ini hanya bisa Anda cicipi saat malam menjelang. Kedai buka sejak pukul 19.30-04.00 dini hari.S

Pecel Ontong Rajawali

Pecel Ontong RM Handayani
Jl. Kertajaya no. 42, Telp. (031) 5015701-5014900

Pecel ini tak kalah unik. Jika umumnya pecel berkomposisi sayuran hijau dan taoge, pecel dari Rumah Makan Handayani justru tak menggunakannya. Pecel hanya berisi ontong. Ya, itulah nama lain dari jantung pisang. Namun tak semua bagian jantung pisang bisa digunakan. "Hanya bagian bunga putihnya yang masih muda," jelas Bpk. Norman, Manajer Operasional RM Handayani.

Jantung pisang dikupas hingga bagian yang agak muda. Lalu diambil bunganya, dicuci bersih dan direbus dengan gula dan garam. Selain untuk memberu rasa, cara ini juga menghilangkan getah jantung pisang yang lengket. Setelah dingin ditiriskan, lalu dipotong-potong. Kemudian dicampur dengan daun kemangi dan disiram bumbu pecel. Bumbunya dibuat dadakan. Pedasnya pun bisa disesuaikan. Aroma daun jeruk cukup terasa di saus kacangnya. Pecel disajikan di atas sejenis piring berbentuk cobek kayu. Seporsi dijual Rp 5.500 saja.

Sayangnya, ketersediaan pecel ini agak terbatas. Jadi ada baiknya menelepon dulu untuk memesan atau mengetahui setok pecel yang tersedia. "Soalnya bahan bakunya agak sulit," jelas Norman.

Hidangan khas Indonesia memang jadi menu utama di rumah makan ini. Selain pecel, terdapat puluhan menu khas Indonesia lain yang bisa dinikmati. Kapasitasnya cukup luas mencapai 350 orang. Namun untuk standing party, bisa mencapai 900 pengunjung plus 3 ruang VIP. Beroperasi setiap hari mulai pukul 11.00-22.00. Lokasinya terletak di Jl. Kertajaya No. 42.

Pecel Bu Kus..enak

Pecel

Hidangan bersaus kacang ini kerap jadi pilihan untuk sarapan atau makan siang. Selain menganut gaya klasik, ada juga yang berinovasi dengan jantung pisang, bahkan campuran rawon.

Pecel Bu Kus
Jl. Brata Jaya XX/110, Telp. (031) 5042357

Inilah salah satu pecel terkondang di Surabaya. Tempatnya terhitung mewah untuk bersantap menu pecel dengan hembusan AC yang cukup sejuk. Pelanggannya pun middle up. Harganya juga tak terlalu mahal. Cukup Rp 7 ribu, seporsi pecel sudah bisa dinikmati. Komposisinya pun lengkap. Ada daun singkong, taoge, kacang panjang, kemangi, petai cina, kering tempe dan serundeng kelapa. Lalu diberi saus kacang yang gurih. Sebagai finishing, pecel ditambahi peyek teri dan kacang. Namun peyeknya bukan sembarang peyek, lo. Ukurannya sunggug besar. "Peyek ini memang ciri khas pecel kami," jelas Ny Ida Dwi Amartani (38), pengelola kedai ini.

Sejak dulu peyek ini memang menjadi ikon. Ada dua petugas pembuat peyek ini. Ida pernah pula menyarankan untuk memperkecil ukuran peyek. "Tapi tangan kedua pembuat peyek ini sudah terbiasa dengan peyek besar, jadi ya tidak apa-apa. Malah jadi unik, kan?" ujarnya ramah.

Sejumlah bahan khusus digunakan untuk mempertahankan kualitasnya. Seperti kacang tuban kualitas super untuk saus kacang dan terasi Gresik untuk campuran bumbunya. "Buat saya terasi Gresik ini lebih sip ketimbang Sidoarjo," cetusnya.

Pecel yang dijual sejak tahun 1993 ini berlokasi di Jl Barata Jaya XX/110. Rumah makan bisa menampung lebih dari 100 pengunjung yang terbagi atas 2 lantai. Buka setiap hari sejak pukul 8 pagi hingga pukul 9 malam. Sejak awal 2008 lalu, kedai membuka cabang di Jl. Cendrawasih No. 12, tepat di belakang Polwiltabes Surabaya.

Lontong Balap Rajawali

Lontong Balap Rajawali
Jl. Krembangan Timur32A (depan SPBU Rajawali)
Telp.(031) 70093973

Di sini Anda bisa lebih santai. Soalnya kedai dilengkapi dengan kursi dan meja. Jadi tak perlu repot memegang piring saat bersantap. Kedainya punnyaman dan bersih dengan pelayanan yang lumayan cepat. Ada sekitar 30 kursi yang bisa ditempati.

Komposisinya masih berisi lontong, tahu, danlento denagn siraman taoge berkuah manis plus kecap. Tak semanis Lontong Balap di Kranggan. Porsinya pun sedang saja. Lauknya juga berupa Sate Kerang yang manis pedas. Namun Sate Kerang di sini disajikan diikat berisi 10 tusuk. Jadi tak bisa satuan. Tersedia sambal petis untuk penyuka pedas. Di sini Lontong Balap dijual Rp 6 ribu per porsi. Sementara Sate Kerangnya Rp 5 ribu berisi 10 tusuk. Taogenya masih renyah dan tahan lama. Untuk itu digunakan grajen atau serbuk kayu untuk memanaskan kuah taoge. "Jadi panasnya tidak menyebabkan taoge jadi layu," jelas Miranto (32), pengelola kedai ini.

Kedai yang dirintis sejak tahun 1956 ini buka setiap hari sejak pukul 6 pagi hingga 4 sore. Terkadang, pukul 2 pun hidangan sudah ludes. Padahal Miranto menyiapkan tak kurang dari 50 kilogram taoge setiap harinya. Taoge panjang ini khusus di datangkan dari Gresik dan Mojokerto.

Untuk minumnya, tersedia Es Sinom yang segar terbuat dari kunyit. Ada juga Es Beras Kencur dan Es Daun Sirih yang tak kalah segar. Lokasinya di Jl. Krembangan Timur 32A, depan SPBU Rajawali. Selain itu terdapat di Jl. Mayjen Sungkono, Jl. Dupa, Jl. Urip Sumohardjo dan Jembatan Merah II.

Lontong Balap Sumbawa Pojok
Persimpangan Jl. Gubeng dan Jl. Sumbawa (depan Bank BNI)

Inilah salah satu kedai Lontong Balap yang tak kalah kondang. Lokasinya tepat di persimpangan Jl. Gubeng dan Jl. Sumbawa. Persis di depan Bank BNI Gubeng. Maka, tak jarang pula disebut Lontong Balap BNI. Meskipun lebih sederhana ketimbang Rajawali, kedai ini juga menyediakan meja dan kursi bagi pelanggannya. Harganya pun lebih bersahabat. Cukup Rp 4 ribu seporsi.

Komposisinya masih sama, namun sedikit berbeda penyajiannya. Rasa kuah taogenya gurih asin. Tak ada rasa manis. Rupanya memang kuah ini dibuat gurih asin. "Yang suka manis tinggal tambahkan sendiri kecapnya sesuai selera," jelas Ali (45), pengelola kedai.

Lauk pelengkapnya juga Sate Kerang. Namun sate disajikan terpisah dipiring lain dengan tambahan sambal dan kecap. Sambalnya berbeda dengan kedai umumnya yang mengandalkan petis. Rasanya pedas agak asam mirip sambal tomat. "Sambal ini dibuat dari bahan khusus plus campuran tepung singkong," imbuh Ali.

Dalam sehari, kedai ini membutuhkan 60-70 kilogram taoge per hari. Bukan main. Taogenya pun khusus kualitas super dan bersih dari kulit hijaunya. Kedai sederhana ini buka setiap hari sejak pukul 07.30-17.00. Namun khusus hari Sabtu dan Minggu, kedai jauh lebih laris. "Biasanya jam 3 sore dagangan kami sudah habis," imbuh Ali.

Lontong Balap Kranggan

Lontong Balap

Konon nama hidangan ini lahir karena para penjualnya dulu berasal dari satu kampung. Ketika mulai berjualan, puluhan gerobak didorong hingga seperti sedang balapan. Rasa taogenya yang krenyes-krenyes selalu bikin ketagihan.

Lontong Balap Kranggan
Jl. Kranggan (tepat di seberang bioskop Garuda)

Lontong Balap Surabaya identik dengan nama Kranggan atau Garuda. Maklum saja, di Jl Kranggan, tepat di seberang bioskop Garuda berderet sejumlah kedai lontong balap. Umumnya mereka meneruskan usaha yang diwariskan dari orang tuanya. Seperti Ny. Tasniyah (48), yang meneruskan usaha ayahnya (alm.) Bpk. Santrio yang berjualan sejak tahun 50-an. "Saya meneruskan usaha ini tahun 1987," ujarnya.

Lontong Balap ala Tasniyah berisi lontong, sayur taoge, irisan tahu plus lento yang diremas-remas. Lento adalah sejenis bakwan terbuat dari kacang tolo. Untuk lento, Tasniyah membuatnya dengan komposisi 3 bagian kacang dihaluskan dan 2 bagian tetap utuh. Kemudian diberi bumbu, dibentuk bulat lonjong, lalu dgoreng. Kuah taogenya bening agak kecoklatan. Ada jejak manis di dalamnya. "Soalnya waktu menumis bumbu saya tambahkan kecap," jelasnya.

Bentuk lontongnya juga cukup unik. Tak bulat lonjong atau persegi. Melainkan berbentuk kerucut mirip tumpeng. "ini memang ciri khas warung saya," imbuhnya.

Untuk yang suka pedas, tersedia Sambal Pekat terbuat dari petis, cbai dan bawang putih. Pelengkapnya ada Sate Kerang yang ditumpuk di sisi penjual. Kita bersantap di bangku panjang yang mengelilingi si penjual. Jadi piring harus dipegang dengan tangan. Seporsi Lontong Balap dijual Rp 5 ribu. Sementara Sate Kerangnya Rp 500 per tusuk. Kedai ini beroperasi sejak pukul 9 pagi hingga 10 malam. Porsinya cukup membuat kaget. Soalnya taogenya begitu melimpah sehingga terkadang dijuluki Lontong Balap Jumbo. Dalam sehari, Tasniyah mengaku membutuhkan 30 kilogram taoge per hari.

Bebek Tangan

Bebek Tangan
Jl. Bratang Gede No.68, Telp (031) 5046161-70984104

Nasi Bebek ala Kanyu Tangan punya gaya berbeda. Tidak hanya mengandalkan ungkepan dan daging empuk, tapi juga menambahkan adonan tepung untuk menggorengnya. Lapisan tepungnya bergaya kremesan dan membuat daging bebek yang gurih jadi makin gurih. Ada juga kepala dan hati ampela yang harganya Rp 2.500 per potong. Jika ingin puas, tersedia juga satu ekor utuh dengan harga Rp 45.000.

Bebek dicelup adonan tepung dan digoreng hingga matang. Disajikan dengan nasi hangat, sambal dan lalapan timun, kemangi, kol dan jeruk nipis. Daging bebeknya begitu empuk dan tebal. "Kami menggunakan bebek muda yang bulunya masih jarang-jarang itu, lo," jelas Bpk. Nanag (49) yang membantu mengelola usaha kerabatnya, Bpk. Ismu.

Selain Bebek Goreng, kedai ini juga menyediakan Bebek Bakar dengan bumbu pedas manis. Tersedia juga Ayam Kampung Goreng/bakar yang tak kalah lezat. Lokasinya terletak di Jl Braang Gede No. 68. Kedai berkapasitas 60 pengunjung ini buka Senin-Sabtu pukul 10 pagi hingga 9 malam. "Hari Minggu kami tutup untuk libur," tutur Nanang.

Bebek Cak Yudi

Bebek Cak Yudi
Jl. Tanjung Torowitan, Perak, Telp. (031) 3529557

Bebek ini bergaya paling minimalis. Penyajiannya pun begitu cepat dan simpel. Begitu datang di kedai mungil ini, Anda langsung ditanyai mau porsi apa. Nasi Bebek Biasa, Bebek Jeroan, atau dobel. Nasi Bebek Biasa berisi 1 potong bebek. Yang dobel tentu saja isi 2 potong. Harganya berkisar antara Rp 8 ribu-Rp 15 ribu. Hatga ini sudah termasuk nasi plus sejumput sambal khas Kedai Yudi, Sambal Pencit. "Pencit itu mangga muda," jelas Roiz (24), pengelola kedai yang juga keponakan Bpk. Yudi, pemilik kedai ini.

Sambal inilah yang membuat Bebek Goreng makin sedap. Perpaduan cabai rawit merah yang super pedas dan mangga muda sungguh ciamik. Cocok disajikan bersama nasi hangat dan bebek yang empuk. Untuk membuatnya, bebek ini direbus hingga 3,5 jam lamanya. Tak heran penggemarnya begitu banyak. Jam bukanya pun tergolong singkat. Sejak pukul 15.00-18.00. Namun terkadang pukul 5 sore saja pengunjung bisa gigit jari karena bebek sudah ludes. "Kebanyakan karyawan membeli bungkusan. Jadi cepat habis," terang Roiz.

Padahal kedai ini sudah menghabiskan 120 ekor bebek per hari. Sementara cabangnya di Jl. Kepanjen membutuhkan 100 ekor bebek per hari. "Di Kepanjen kita buka dari pukul 11 siang sampai pukul 3 sore," imbuhnya.

Kedai Bebek Yudi terletak di Jl Tanjung Torowitan, Perak. Lokasinya tak begitu jauh dari POM bensin Perak. Ada 20 kursi yang bisa Anda tempati.

Bebek Goreng Papin

Seperti kota besar pada umumnya, pesona kuliner menjadi salah satu daya tarik di Surabaya. Hidangannya pun khas. Ada Bekgor alias Bebek Goreng, Nasi Pecel hingga Lontong Balap dengan taogenya yang crunchy itu. Untuk pagi sampai siang, umunya pecel atau lontong balap jadi pilihan. Sedangkan hidangan malam, Nasi Bebek yang lebih pas.

Bebek Goreng

Bekgor. Inilah istilah populer bagi hidangan favorit arek Suroboyo. Bebek goreng dijadikan santap malam. Begitu petang menjelang, kedai Bekgor pun mulai bertebaran. Masing-masing menawarkan rasa dan variasi berbeda.

Bebek Papin
Jl. Kalianyar, Telp (031) 3714015

Papin. Mendengar namanya agak-agak berbau Prancis, ya? Namun jika membayangkan bebek ini dengan olahan bumbu ala French Style, Anda salah. "Ini bebek goreng ala Madura, Dik," jelas Abdul Hanan (28), sang penjual dengan logat khas.

Papin sendiri rupanya merupakan singkatan dari Pasar Pecindilan. Di sanalah bebek ini dijual pertama kali sejak tahun 1990. Bebek Papin dimasak bumbu kuning dengan racikan ala Madura. Abdul menyebutnya bumbu jawara alias Jawa Madura. Dalam sehari, bisa 300 ekor bebek yang dimasak. Prosesnya pun berbeda-beda. Bebek muda cukup diungkep 2 jam. Sedangkan yang agak tua butuh 3 jam. Yang pasti, Bebek Papin super empuk. Daging bebek yang dikenal alot, tak terbukti di sini.

Anda bebas memilih jenisnya, lalu tinggaldigoreng. Cara penyajiannya pun khas. Nasi putih dihidangkan bersama Bebek goreng, plus lalapan timun, kemangi, kol dan sambal. Lalu sebuah cawan kecil ikut disertakan. Isinya kaldu rebusan bebek. Biasanya pelanggan menyiramkan di atas nasi sehingga rasanya makin gurih. "Inilah sajian khas Bebek Papin," imbuhnya.

Harga setiap potong bebek bervariasi antara Rp 7 ribu-11 ribu tergantung ukurannya. Kedai tenda ini terletak di ujung Jl Kalianyar. Buka setiap hari sejak sore pukul 16.30-21.00.

Nostalgia warung gubeng pojok

Depot Sederhana Jektas telungdino..., setelah jalan2 ke delta plasa (woco plasa surabaya), koncoku mampir makan siang ke warung gubeng pojok. sudah 5 th sejak koncoku pindah dan tinggal di rungkut, nggak pernah lagi makan di warung ini, yg tepatnya bernama depot “sederhana”. jangan ngaku arek suroboyo kalo nggak tau warung ini.

Menu Depot Sederhana

Jare koncoku, penataan meja dan interior warung belum ada perubahan. dari 5-7 yg lalu hingga sekarang, ya masih seperti itu. menu favorit saya adalah sego goreng dg ndok dadarnya dan sego krengsengan. tapi kali itu aku pesen sego goreng dan hmm.. rasanya pun masih blum berubah! kecuali regone, sudah disesuaikan. ehehehehe.. wah wes, besok-besok makan kesitu lagi ah! kudu nyoba’i menu lainnya.. ndelok uwong di meja sebelah pesen gudeg, koq koyo’e uwenak gitu lho :P

sumber :tugupahlawan.com

Sate Ulo Kobra

Iki ga iklan bos sumpah rek.. aku gak entuk opo-opo dari yang punya warung buat ngiklanin ini, cuma aku pingin kasih tau buat konco2 yang lagi lesu ngeBlong, yang lemes - lemesan, tidak bergairah, . ini solusinya

Selain dibikin sate cobra,nyambik alias biawak dan bulus juga bisa dimasak Rica2, dan enaknya dimakan sebelum maen Play Station atau utk menambah stamina

Perlu sampean tau Cak Agus seorang pedagang yang supel, Harga tiap tusuk satenya Rp.2.000,- , kalo udah kenal uapiiiik bisa lebih murah apa lagi kalo udah langganan.

Cak Agus Brewok juga pernah masuk TV lo.. kalo Ngak Ngak salah waktu di serial Pemburu Hantu ama Dorce Show (...selebritis lhoooooooooo), anaknya Cak agus juga pernah ikut serial TVi kalau ngak salah Panji sang penakluk, omong..omong masalah satenya....selain bisa beli yang udah mateng bisa aja beli ularnya yang masih hidup ya… mungkin kali aja ada yang mau piara ular.

Iki lho Lokasi-ne : Jl.Sumatra (Setelah Hotel Sahid sebelum Pom Bensin), Tlp.ada diatas.

Sate Barongan...angker rek..!!

Nek ga salah wis sak ulan, saya melakukan perjalanan dari Surabaya ke Sepanjang-Sidoarjo untuk urusan pekerjaan. Di jalan wonocolo-sepanjang saya melihat sesuatu yang “beda” yaitu sebuah rombong tempat jualan kaki lima lengkap dengan pajangan daging kambing utuh satu badan yang kelihatan segar & muda tetapi ada asap yang menandakan ada bakaran daging di tempat itu.

Saya tanya ke teman sebelah saya yang kebetulan rumahnya dekat dengan daerah itu, katanya “Ya Mas itu bukan penjual daging seperti yang sampeyan kira, tapi penjual sate. Setiap hari pasti rame karena bahannya dari kambing muda dan segar”. Kata saya, wah boleh dong kita coba, hitung-hitung sebagai makan siang terakhir he..he..

Ya Pak uniq biasanya dia dipanggil memulai merintis berjualan sate karena kesukaan masak dan makan sate ini. Waktu pertama kami datang, kelihatan dari depan bahwa ruangan yang sempit itu kelihatan ramai sekali. Tetapi setelah saya masuk ternyata ada ruangan yang lumayan luas dibelakang yang menjadi tempat pelanggannya menyantap sate.

Dan kebetulan ruang itu penuh juga dan akhirnya kami diajak naik ke lantai 2 yang belum selesai secara sempurna banguannya (masih ada tukang dan sang pemilik sate yang melakukan finishing bangunan).

Waktu kita tanya koq tambah lagi ruanagannya pak, katanya untuk mempersiapkan bulan ramadhan, misalnya yang ingin menyantap buka puasa bersama keluarga atau relasinya, biar tambah lapang.

Kenek opo aku ngomong unik

Nama Warung
Nama warung sate ini adalah SATE BARONGAN PAK UNIQ. Saya menjadi teringat dulu waktu kecil orang tua sering melarang saya untuk bermain ke barongan. Barongan artinya sama dengan hutan bambu yang konon menyeramkan...( soale isine gendruwo thok...he..he)

Tapi dasar saya anak yang pemberani barangkali he..he..seringkali malah mainnya disitu kalau main petak umpet jangan ditanya pasti sembunyi di tempat-tempat seperti itu.

Saya tidak tahu ide sebenarnya Pak Uniq menamai dengan brand seperti ini tapi kalau menurut saya inilah kejelian pertama yang dilakukan untuk merangsang pasar. Nama yang unik, membuat yang lihat jadi penasaran dan akhirnya mencobanya.

Menu & Penyajian
Menu utamanya sebenarnya sama dengan warung sate pada umumnya yaitu sate kambing dan gulai kambing, tetapi yang membedakan adalah bahannya berasal dari daging kambing muda dan segar.

Dan yang lebih beda lagi, disini pengunjung bisa melihat dan membuktikan keaslian dagingnya secara langsung yang dipajang secara utuh di depan. Disamping itu juga bisa memilih bagian mana yang diinginkan untuk di sate, nah lho.

Penyajian dilakukan secara semi prasmanan, dimana pengunjung bisa secara bebas mengambil nasi dan krupuk yang ada di pojok ruangan. Jadi, yang porsi makannya besar sangat dimanjakan disini he..he..

Suasana & Publikasi
Sekali lagi ketika anda melihat dari depan, tampilan warungnya seperti kaki lima biasa. Di depan ada rombong sate dan tempat pemangggangan dan pajangan kambing utuh yang digantung dan kelihatan dari jauh aroma daging muda dan segarnya.

Kalau anda masuk kedalam dan juga naik ke bangunan yang lagi difinishing tadi, ada ornamen yang berasal dari bambu. Tangga putarnya saja seolah terbuat dari bambu. Jadi khas barongan banget gitu lho, sesuai dengan nama warungnya.

Saya melihat di ruang depan ada dua halaman penuh dari sebuah tabloid khas kuliner menempel didinding yang memuat profil Pak Uniq ini dengan warung satenya. Luar biasa saya fikir yang dillakukan Bapak ini.

Dan didinding terpajang rapi foto Pak Uniq bersama tamunya, nampak disitu foto orang kedua Surabaya, Bapak Wawali, Arief Afandi. Juga ada Bapak Presiden Republik Mimpi Si Butet Jogya dll. Ini menggambarkan betapa terkenalnya warung sate ini he..he..Gak papa keliahatan kecil seperti kaki lima asalkan penghasilannya seperti restoran gedhe yang mendunia he..he..

Servis Excellence
Jangan ditanya soal pelayanan, luar biasa itu kesan yang saya tangkap. Tampilan memang kaki lima tapi pelayanan luar biasa prima. Bahkan saat kami selesai makan, sang empunya warung makan ini bilang : Trimakasih ya Bapak-Bapak dan dilanjutkan pertanyaan sang kasir, ”gimana pak sajian kami ?”

Klop sudah nih saya fikir, jadinya membuat orang ketagihan untuk datang. Wah yang darah tinggi dan kolesterol tinggi gak bisa datang lagi donk he..he..

sumber :tugupahlawan.com

Sate Wedhus Pojok Kupang

Bagi smuanya nih yang maniak sate, terutama sate kambing, mungkin ini tuh bisa jadi salah satu tempat yang layak dicoba lho, terus terang aku sering banget mampir tempat ini, untuk makan siang biasanya, satenya itu irisan dagingnya cukup lumayan besar, terus udah gitu empuk banget, ya mak nyus lho……

Kalo kita ngomongin masalah harga, harganyanya pun ya kalo standartnya agak mahal sih, tapi kalo yang bener-bener maniak sama makanan yang satu ini, rogoh kocek nya ndak begitu mahal lah (pokoknya jangan sering-sering) biar maniak tapi ya bisa bokek juga kalo sering-sering, seporsi biasanya kalau aku makan, sate kambing 10 tusuk, plus nasi jumbonya plus juga es jeruk jumbo itu aku biasanya mesti keluar duit Rp. 25.000,00 ; jujur ya aku bener-bener ketagihan banget kalo makannya di tempat yang satu ini, udah menu memuaskan, disana menunya yang tersedia Sate Kambing, bisa daging aja, atau jerohan aja, atau juga campur ya jerohan ya daging, dan yang terakhir itu biasanya aku yang pesan, dan orangnya kasihnya 5 tusuk daging aja, 5 tusuk jerohan…wihhhh uuuueeeennnaaaakkkkk tenan..

Selain itu ada juga kalau mungkin kita minat menu yang lain dan ini ndak kalah enaknya, yaitu gulai kambing, menu yang satu ini di dalamnya ada daging dan jerohan digabung dalam satu mangkok plus kuahnya juga lahh, aku juga pernah nyoba… mak nyuss juga lho…. cuma, biasanya aku minta kuahnya aja buat campuran nasinya gitu.

Trus yang lebih buat enak, pelayanannya memuaskan banget, yang jualan sama pembeli bisa akrab, walaupun yang beli itu baru alias member baru gitu, jadi kita enjoy banget kalau makan di sana, jadi ayo dah bagi semua yang maniak sama sate kambing, cobain lah sekali kali mampir, tempatnya ndak jauh kok, di pucang, kalau kita lewat lampu merah pucang, kita masuk jalan pucang terus jalan mentok, nah di pojok itu ada satu warung sate kambing yang mak nyus itu…. saking mak nyusnya, yang dateng pelanggannya juga banyak.. ayoooo.. kapan lagii..coba dulu…

Panganan Nok Kampung Arab

Bagi orang luar Surabaya yang sedang mampir ke kota ini, terasa kurang lengkap apabila tidak membahas tentang kuliner di daerah Surabaya. Khususnya Ampel.

.........Tadi pagi waktu saya unjung-unjung ke saudara saya didaerah ampel, ketemu dengan makanan khas daerah Ampel (makanan arab) seperti gulai kacang hijau dan Roti Maryam. Gulai ini adanya hanya di pagi hari, tempatnya ada di PASAR AMPEL, sebelum gapura pintu masuk Masjid Ampel.

Gulai ini sama seperti gulai biasanya yang udah dimakan, tapi ditambah dengan kacang hijau, jadinya rasanya lebih kentel kuahnya. Dan kalau makan Gulai Kacang Hijau enak kalau ditambah dengan Roti Maryam (sejenis roti arab atau roti cane). Jadinya kalau makan Gulai Kacang Hijau ditambah dengan Roti Maryam yang “disobek” kecil-kecil dan dicampur dengan kuah kacang hijau. Harganya ya ngak terlalu mahal Gulai Kacang Hijau Cuma 3000 IDR plus Roti Maryam IDR 500 per lembar.

Untuk minumannya ada Kopi Arab yang rasanya juga beda dengan kopi yang dijual di warung kopi dan took-toko terdekat. Dan tidak lupa ketinggalan ada susu putih yang tidak biasa, yaitu “SUSU KAMBING”. Untuk susu kambing ini banyak yang cari baik yang tua maupun anak sekolahan, sehingga awas kehabisan. Kata yang jualan susu kambing ini diperes langsung dan keluarnya juga tidak banyak jadi seperti limited edition. Harga untuk kopi arab 1000 rupiah dan susu kambing 2000 rupiah. Tempatnya juga satu kawasan di PASAR AMPEL, dibelakang pedagang yang jual Gulai Kacang Hijau.

Jadi murah untuk makan pagi di kawasan AMPEL sambil menikmati suasana ARABIAN di pagi hari.

sumber: tugupahlawan.com

BAHASA KHAS SURABAYA



Surabaya memiliki dialek khas Bahasa Jawa yang dikenal dengan Boso Suroboyoan. Dialek ini dituturkan di daerah Surabaya dan sekitarnya, dan memiliki pengaruh di bagian timur Provinsi Jawa Timur. Dialek ini dikenal egaliter, blak-blakan, dan tidak mengenal ragam tingkatan bahasa seperti Bahasa Jawa standar pada umumnya. Masyarakat Surabaya dikenal cukup fanatik dan bangga terhadap bahasanya. Tetapi oleh peradaban yang sudah maju dan banyaknya pendatang yang datang ke surabaya yang telah mencampuradukkan bahasa suroboyo,jawa ngoko dan madura,bahasa asli suroboyo sudah punah. Contoh Njegog:Belok, Ndherok:Berhenti, Gog:Paklek/Om, Maklik:Bulek/tante.

Contohe kamus...(gak lengkap gak popo yo rek...)

A
Ambèn, Bayang: Ranjang dari bambu atau kayu
Ambèk, Barèk: Dengan
Ambu: Bau
Ambung: Cium
Amblêg: Longsor
Ancèn: Memang
Andhok: Makan/ minum di warung/ restoran
Antarané: Kira-kira begitulah
Apês: Sial
Arèk: Anak, anak muda:

B
Bablas: Langsung pergi begitu saja
mBanyol: Melawak, melucu
mBanyaki, Mèmèti, Umêk, Usrêk: Tidak bisa diam
mBambung: Menggelandang
Barèk: Dengan, Bersama dengan
mBathang: Dibiarkan menganggur, sia-sia, bosan menunggu
mBêcong, Mêcucu: Cemberut
mBêdunduk: Muncul, mencuat ke atas
Bêkasakan: Kurang ajar, tak tahu sopan santun
Bêrak-bêrok: Berteriak mengganggu
Bèsèr: Berulangkali buang air
Bibik: Bibi
mBidêg, Njêgidêg: Membisu
mBulêt: Ruwet, berbelit-belit
Blakkotang: Terus terang: Blak-blakan
mBlakrak, Ngloyong, Ngêluthus: Pergi tanpa tujuan yang berguna
mBlarah: Berkembang tidak karuan
Blatèr: Ramah, mempesona, menarik hati
mBlênêk: Muak, bosan yang berlebihan
Blêjêt, Mudo Blêjêt: Telanjang bulat
mBrasak: Menerobos
mBrosot: Menerobos (misalnya menerobos pagar)
mBuncit: Terakhir

C
Cak, Cacak: Kakak (arti sebenarnya), panggilan untuk orang laki-laki
Cangkêm: Congor: Mulut
Cawuk: Nyawuk: Menyendok dengan seluruh jari tangan
Cêkikik: Suara tertawa yang ditahan
Cêlathu: Maki-maki
Cêngkal, Pêngku: Sulit diberi pengertian
Cèwok: Cebok
Cèmot: Mulutnya belepotan sisa makanan
Cingkrang: Pendek (celana yang tidak menutupi kaki sampai ujung)
Cingur: Hidung (biasanya untuk hewan)
Clomètan: Asal komentar
Cluthak, Nglamak: Kurang ajar, tidak tahu aturan
Congok: Bloon, seperti idiot
Cotho: Sia-sia, percuma
Cuthêl: Sudah tidak mampu menerima penjelasan lagi: Bodoh
Cwawak: Suaranya keras sekali


kabehi iso koen goleki nok tonggomu...(takok ae rek...!)

SURABAYA

Kota Surabaya adalah ibukota provinsi Jawa Timur, Indonesia. Surabaya merupakan kota terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta. Dengan jumlah penduduk metropolisnya yang hampir 3 juta jiwa, Surabaya merupakan pusat bisnis, perdagangan, industri, dan pendidikan di kawasan timur Pulau Jawa dan sekitarnya. Terkenal dengan sebutan Kota Pahlawan, karena sejarahnya yang sangat berperan dalam perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia terhadap penjajah.

Konon kata Surabaya berasal dari cerita mitos pertempuran antara SURA (ikan hiu=bahasa jawa) dan BAYA (buaya=bahasa jawa).

Meskipun Suku Jawa (53%) adalah mayoritas, namun Surabaya juga menjadi tempat tinggal berbagai suku bangsa di Indonesia, termasuk suku Madura (7.5%), Tionghoa(25.5%), Arab (7%), serta para ekspatriat (sisanya).